Malang Kabupaten Expo

#MalangKabupatenExpo

Malang Kabupaten Expo 2019 4-8 September 2019, Stadion Kanjuruhan Kepanjen - Jawa Timur

Tuesday, June 25, 2019

Malang Kabupaten Expo 2019

Malang Kabupaten Expo 2019

Dalam rangka memperkenalkan Potensi Unggulan dan sekaligus peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang Ke 1.259 akan digelar Pameran Nasional MALANG KABUPATEN EXPO 2019. Pameran akan menampilkan seluruh OPD di kabupaten Malang dan produk-produk IKM dan UKM.


Malang - Malang Kabupaten Expo 2019 Dalam rangka meningkatkan perekonomian, kreativitas dan juga inovasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Malang menggalakkan penggunaan produk asli Malang, diantaranya adalah penyajian potensi-potensi asli daerah dan menggaungkan promosi produk M3 (Madep Mantep Manetep) hasil karya IKM dan UKM Kabupaten Malang yang siap untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah dan nasional yang telah memasuki fase industri 4.0 (four point O). Momentum tersebut disajikan melalui event MALANG KABUPATEN EXPO 2019.

Malang Kabupaten Expo 2019


MALANG KABUPATEN EXPO 2019 merupakan event tahunan yang digelar untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1259 sekaligus mempromosikan industri, perdagangan, bisnis, investasi, pariwisata, ekonomi kreatif, pelayanan publik, pertanian, kesehatan, pendidikan, multi produk, seni, kebudayaan dan IKM serta UKM di Kabupaten Malang.

Event ini memberikan dampak positif bagi majunya perokonomian daerah dengan terjadinya transaksi, informasi trend pasar, penguatan pasar IKM dan UKM, kontak bisnis dan berbagai out come lain. Setiap tahun menghadirkan ribuan pengunjung potensial dari berbagai kota serta daerah di Indonesia dan didukung Kementerian terkait dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka sinkronisasi program pemerintah pusat dan kegiatan prioritas pemerintah daerah. Pameran ini juga diikuti berbagai instansi kementerian/ badan-badan pemerintah, provinsi / kabupaten / kota, BUMN / BUMD, swasta & wirausahawan serta gerakan koperasi.

Rencana Kegiatan Malang Kabupaten Expo 2019


Pameran malang kabupaten expo | gebyar produk ikm/UKM | Festival Kuliner Business Forum to B2B Buyer & Reseller | Workshop UKM Online Pagelaran Seni & Budaya | Performance BAND & Artis NASIONAL Lomba mewarnai 1259 anak PAUD/TK | Fun Cooking & Hotel chef demo PARADE Kontes kopi & Barista SE-mALANG rAYA | Lomba stand terbaik & terlaris Lomba desain batik Malangan 1259 pembatik | Fun Game & Doorprize

TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN

Tempat Pelaksanaan :
Kawasan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen Kab. Malang
Waktu Pelaksanaan :
4 - 8 September 2019 Pukul 10.00 s/d 21.00 WIB setiap Hari

Gandeng e-commerce, Kemendag RI Ajak Pelaku UMKM Kota Malang Kembangkan Ekspor Hingga Pasar Internasional

Gandeng e-commerce, Kemendag RI Ajak Pelaku UMKM Kota Malang Kembangkan Ekspor Hingga Pasar Internasional

Malang City Expo 2019 digelar dalam rangka menyambut dan memeriahkan peringatan Hari Koperasi Nasional dan rangkaian HUT Kota Malang Ke-105 Tahun. Event ini merupakan event tahun ke-4 yang digelar untuk mempromosikan industri, perdagangan, bisnis, investasi, pariwisata, ekonomi kreatif, pelayanan publik, pertanian, kesehatan, pendidikan, multi produk, seni dan kebudayaan.

Malang - Persoalan pemasaran digital bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masih mendapat perhatian khusus.

Gandeng e-commerce, Kemendag RI Ajak Pelaku UMKM Kota Malang Kembangkan Ekspor Hingga Pasar Internasional


Lantaran selama ini pelaku usaha masih banyak yang belum mengandalkan dunia digital dalam memasarkan produknya.

Padahal, saat ini sudah memasuki revolusi industri 4.0 dimana para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan ekspor produknya hingga pasar internasional.

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan RI, Marolop Nainggolan menyatakan target ekspor pada tahun 2019 diharapkan bisa meningkat.

Produk UMKM ini akan menjadi topangan ekonomi kita


Apalagi peluang produk yang dimiliki UMKM untuk ekspor itu dinilai sangat besar untuk berkembang.

"Target kita meningkat 7 - 7,5 persen, harapan itu diharapkan sampai tahun 2020. Dan itu harus tercapai. Produk - produk UMKM ini akan menjadi topangan ekonomi kita," ujar dia saat menghadiri Workshop Aktivasi Kerjasama Pengembangan Ekspor di Kota Malang, Rabu (19/6).

Menurut dia, Kota Malang memiliki produk UMKM yang sudah berkembang.

Namun, sangat disayangkan apabila potensi tersebut belum menjangkau pasar internasional.

"Kasat mata produk UMKM kita cukup banyak dan cukup baik. Kota Malang salah satunya, sudah cukup berkembang. Nah, kita ingin memanfaatlan potensi yang sudah ini untuk masuk ke pasar e-commerce agar bisa menjangkau pasar luar negeri," imbuh dia.

Karenanya, pelaku UMKM tersebut harus meningkatkan kreatifitas dalam memasarkan produknya.

Yakni dengan mengajak pelaku UMKM di Indonesia untuk memaksimalkan platform e-commerce dalam meningkatkan ekspor.

Tapi, tidak serta merta menyuruh saja melainkan para pelaku usaha ini dikenalkan secara bertahap bagaimana proses dalam memasarkan produk - produk melalui media e-commers tersebut.

Lantaran, selama ini masih banyak ditemui pelaku usaha yang segan untuk masuk dunia digital.

"Seperti apa sih kalau mau jualan, foto produk yang menarik bagaimana, alat yang harus dipergunakan, termasuk kalimat untuk melakukan promosi, supaya orang tertarik dan mengerti produk yang dijual," ungkapnya.

Dengan pengenalan tersebut, pihaknya juga memberikan beberapa platform e-commers yang bisa memjadi pilihan. Seperti Korea International Trade Association, kemudian Ralali.com, dan masih banyak lainnya.

"Kami kuatkan daya saing mereka, penguatan kapasitas pelaku usaha. Kami juga akan menyiapkan pilot project untuk membimbing pelaku usaha ini agar bisa menembus pasar ekspor Internasional," pungkas dia.

Monday, June 24, 2019

Usaha Kecil di Malang yang Makin Menggiurkan

Usaha Kecil di Malang yang Makin Menggiurkan

Dalam rangka memperkenalkan Potensi Unggulan dan sekaligus peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang Ke 1.259 akan digelar Pameran Nasional MALANG KABUPATEN EXPO 2019. Pameran akan menampilkan seluruh OPD di kabupaten Malang dan produk-produk IKM dan UKM.


Malang - Sektor usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM di Malang Raya dan sekitarnya tampak tumbuh menggeliat. Indikasi itu terlihat dari penyaluran kredit dari perbankan yang diterima para pelaku usaha itu

Usaha Kecil di Malang yang Makin Menggiurkan


Total penyaluran kredit di wilayah kerja Bank Indonesia Malang sampai Januari 2019 ini mencapai Rp 50,894 triliun. Dari jumlah itu, share kredit untuk UMKM di Malang dan daerah sekitarnya mencapai 30.44 persen atau sebanyak Rp 15,491 trilyun.

“Share sebesar itu mengindikasikan perbankan di Malang sangat baik dalam memberikan kredit ke UMKM,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Azka Subhan, Rabu, 27 Februari 2019.

Sektor usaha itu mampu menyerap banyak tenaga kerja sampai mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Meski begitu, belum semua dijadikan unggulan di masing – masing pemerintah daerah.

Usaha Kecil di Malang yang Makin Menggiurkan


“Padahal itu bisa menjadi peluang investasi sekaligus potensi ekonomi di tiap daerah,” ujar Azka.

Hasil penelitian Bank Indonesia Malang pada akhir 2018 lalu, ada 10 komoditas, produk, jenis usaha (KPJU) unggulan lintas sektoral UMKM di Malang Raya, Kota dan Kabupaten Pasuruan serta Kota dan Kabupaten Probolinggo.

“Itu jadi data dasar survei ekonomi terhadap KPJU unggulan yang layak dikembangkan di daerah,” tutur Azka.

Di Kota Malang, KPJU unggulan itu meliputi industri tempe, industri makanan ringan/camilan, toko gadget dan aksesoris, industri keripik buah, kue kering, toko elektronik, toko pakaian, pembuatan raket, warung ikan bakar, dan kafe maupun resto.

Padi sawah, aneka keripik buah (pisang, salak, nangka), ikan tuna, udang, kopi bubuk, industri tahu, tebu, kue kering, aneka kerupuk, dan toko kelontong jadi KPJU unggulan di Kabupaten Malang.

Sedang di Kota Batu, apel, aneka keripik dankerupuk, sari apel, wisata alam, kentang, wisata agro, warung makan campur, hotel Melati, wortel, dan sari strawberry. Hasil penelitian itu sudah disampaikan ke masing – masing pemerintah daerah.

“Kami rekomendasikan agar ditetapkan sebagai KPJU unggulan UMKM di tiap daerah,” kata Azka.

Pemerintah daerah, kelompok akademis, perbankan maupun asosiasi UMKM harus bersinergi. Memfasilitasi para pelaku usaha dari hulu ke hilir, membuat regulasi yang membatasi operasional toko moderen, berbagai pelatihan dan kemudahan lainnya.

Termasuk mengubah pola pikir para pelaku usaha agar tak mudah menyerah, tak segan mengakses permodalan dari perbankan ketimbang dari rentenir. Jika rekomendasi itu bisa diterapkan, sektor tahan banting ini pun diyakini semakin berkembang.

Kolaborasi Mbatik-Jazz Gamelan Orchestra di Malang

Kolaborasi Mbatik-Jazz Gamelan Orchestra di Malang

Dalam rangka memperkenalkan Potensi Unggulan dan sekaligus peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang Ke 1.259 akan digelar Pameran Nasional MALANG KABUPATEN EXPO 2019. Pameran akan menampilkan seluruh OPD di kabupaten Malang dan produk-produk IKM dan UKM.

Malang - Pameran nasional Malang City Expo 2018 resmi dibuka pada Rabu, 11/04/2018 di area luar Stadion Gajayana Malang. Hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya, di expo kali ini tersaji ratusan booth dengan aneka produk unggulan mereka. Dari infrastuktur, bisnis dan jasa, pendidikan, produk desa, pariwisata, kesehatan, festival kuliner hingga gelar seni dan budaya.

Kolaborasi Mbatik-Jazz Gamelan Orchestra di Malang City Expo 2018


Rangkaian kegiatan merayakan HUT ke-104 Kota Malang ini akan tersaji hingga Minggu, 14 April 2018 mendatang Ngalamers.

"Ajang Malang City Expo bertujuan untuk mengembangkan industi UMKM agar menjadi lebih baik. Salah satunya adalah gelaran Fashion Fusion kali ini. Batik dan musik, kolaborasi. Ada kreativitas anak-anak muda yang mendukung industri kreatif di Kota Malang," terang Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Malang Tri Widyani.

Fashion Fusion Mbatik & Music Festival kali ini diinisiasi oleh AntiQue House of Batik & Kebaya. Event ini sekaligus menjadi grand Final Putra Putri Batik 2018. Beberapa nama dalam kolaborasi: Febby AntiQ (Designer Antique Batik), Noerman & Fusion Ethnic Project (Jazz Gamelan), Totoet Violin (Malang String Sommunity), Sandhidea Cahyo Narpati (Ngalambeksa Community), Ini Vindy (Tukang Rias Ajaib), dan Fragmen Anoman Obong.

"Fashion adalah subsektor kreatif yang mampu memberi kontribusi dalam ekonomi nasional. Kontribusinya jauh mengungguli kontribusi industri kecil, baik dalam mendatangkan tenaga kerja (54.3%), jumlah pekerjaan maupun nilai eksportnya. Pendapatan dari subsektor fashion mencapai 44.3 % dari total kontribusi industri kreatif," ujar Ktua Tim Penggerak PKK Kota Malang Astried Wahid Wahyudi.

Tampak hadir di antara tamu undangan adalah Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono. Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah juga membuka booth aneka kerajinan khas mereka di Malang City Expo 2018

Malang Kabupaten Expo 2019

Malang Kabupaten Expo 2019

Malang - Dalam rangka memperkenalkan Potensi Unggulan dan sekaligus peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang Ke 1.259 akan digelar Pameran Nasional MALANG KABUPATEN EXPO 2019. Pameran akan menampilkan seluruh OPD di kabupaten Malang dan produk-produk IKM dan UKM.

Malang Kabupaten Expo 2019


Daftar kegiatan


  • Gebyar Produk IKM/UKM
  • Festival kuliner
  • Business Forum to B2B Buyer & Reseller
  • Workshop UKM Online
  • Pagelaran Seni & Budaya
  • Lomba Mewarnai 1.259 Anak PAUD/TK
  • Fun Cooking & Hotel Chef Demo Parade
  • Kontes Kopi & Barista se-Malang Raya
  • Lomba Stand Terbaik & Terlaris
  • Lomba Desain Batik Malangan oleh 1.259 Pembatik
  • Fun Game & Doorprize

Malang Kabupaten Expo 2019

Pameran ini juga diikuti:


  • Kementerian/Badam Pemerintah
  • Prov./Kab./Kota di Indonesia
  • BUMN/BUMD
  • Swasta dan Wirausahawan Nasional
  • Perguruan Tinggi/Sekolah dan Pesantren
  • Asosiasi Perusahaan dan Komunitas
  • Hotel dan Tempat Wisata
  • Info dan kontak:



Telp: 085817898990 (Lela)